Setiap dua atau tiga menit, muncratan air akan keluar dari Bledug Kuwu meledakan lumpur yang diikuti dengan segumpalan uap putih.
Sebagaimana dilansir Wikipedia, menurut cerita turun temurun yang beredar di kalangan masyarakat setempat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan (Samudera Hindia).
Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan.
Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anaknya Raden Aji Saka.
Sumber:http://travel.ghiboo.com/kawah-ini-meledak-setiap-dua-menit